Pada saat harga Rp1.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 50 unit

Pada saat harga Rp1.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 50 unit, kemudian harga turun menjadi Rp500,00 dan jumlah barang yang ditawarkan 30 unit.
Analis Winter

Pada saat harga Rp1.000,00 jumlah barang yang ditawarkan 50 unit, kemudian harga turun menjadi Rp500,00 dan jumlah barang yang ditawarkan 30 unit. Hitunglah besarnya koefisien elastisitas penawarannya!

Pada artikel ini analiswinter.com akan membahas koefisien elastisitas penawaran dari perubahan harga Rp1.000 menjadi Rp500 dan jumlah barang yang ditawarkan dari 50 unit menjadi 30 unit.

Halo teman-teman! 😄 Yuk kita hitung pelan-pelan biar hasilnya rapi dan gampang dipahami.

Diketahui

Keterangan Nilai
Harga awal (P₁) Rp1.000
Jumlah ditawarkan awal (Q₁) 50 unit
Harga baru (P₂) Rp500
Jumlah ditawarkan baru (Q₂) 30 unit

Rumus Elastisitas Penawaran (Metode Busur / Arc)

Rumus dua titik yang paling aman dipakai adalah metode busur (pakai nilai rata-rata):

Es = ΔQs ΔP × P¯ Qs¯

Langkah Perhitungan

1) Hitung perubahan kuantitas dan harga:

ΔQs = Q2 - Q1 = 30 - 50 = -20 ΔP = P2 - P1 = 500 - 1000 = -500

2) Hitung nilai rata-rata harga dan jumlah:

P¯ = P1+P2 2 = 1000+500 2 = 750 Qs¯ = Q1+Q2 2 = 50+30 2 = 40

3) Substitusi ke rumus (dibuat dengan tanda kurung yang lebih “aman”):

Es = ( -20 -500 ) × ( 750 40 ) = 0.04 × 18.75 = 0.75

Kesimpulan

Koefisien elastisitas penawaran (Es) = 0,75. Karena nilainya < 1, maka penawaran bersifat inelastis (respon jumlah yang ditawarkan terhadap perubahan harga relatif kecil).

Sekian artikel dari analiswinter.com, semoga membantu ya teman-teman! 😊

Posting Komentar